Bela RJ Lino, Yusril Geram dengan Ucapan ‘Negara Tidak Boleh Kalah’

0

AKTUALITAS.com: Yusril Ihza Mahendra sudah memutuskan untuk membela tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) tahun 2010 dengan tersangka Dirut PT Pelindo II RJ Lino.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Yusril tampak geram atas pernyataan ‘Negara Tidak Boleh Kalah’.

“Di jaman Pemerintahan Presiden Jokowi ini, sering saya mendengar ucapan para pejabat yang mengatakan ‘negara tidak boleh kalah’. Padahal ucapan ini tidak jelas arahnya,” ujar Yusril, Sabtu (19/12/2015).

Yusril mengungkapkan, secara hukum negara yang dalam hal ini diwakili oleh aparatur pemerintah, bisa saja dikalahkan oleh rakyatnya dalam perkara di pengadilan.

“Kalau negara dikalahkan, ya biasa saja dalam sebuah negara hukum, karena negara dijalankan oleh aparat yang juga manusia yang tentunya bisa saja menyalahgunakan kewenangannya untuk kepentingan lain di luar negara,” ungkapnya.

Menurut Yusril, lembaga yang mengalahkan negara itu tidak lain adalah pengadilan, yang juga merupakan organ negara.

“Oleh karena itu tidak boleh ada sikap mental ‘mentang-mentang’, seenaknya dan dengan gagah-gagahan dan arogan mengatakan ‘negara tidak boleh kalah’,” imbuhnya.

Terlebih lagi, lanjut Yusril, dalam bertindak melawan advokat apa saja bisa dilakukan demi ‘mempertahankan negara’ padahal tidak jelas apa yang dipertahankan.

“Inilah yang tidak jarang justru menjerumuskan negara karena ketidakmengertian menjalankan tugas negara itu sendiri,” pungkasnya.

Komentar

Share.