Dubes Korea Berkunjung ke Rumah Polonia

0
Calon Presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama dengan Calon Wakil Presiden PAN Hatta Rajasa (kanan) saat deklarasi pasangan Prabowo-Hatta di Rumah Polonia, Otista, Jakarta, Senin (19/5). Deklarasi Prabowo-Hatta dihadiri oleh partai-partai pendukung maupun partai-partai pengusung. Mulai dari Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan Bintang dan Partai Golongan Karya.

Calon Presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama dengan Calon Wakil Presiden PAN Hatta Rajasa (kanan) saat deklarasi pasangan Prabowo-Hatta di Rumah Polonia, Otista, Jakarta, Senin (19/5). Deklarasi Prabowo-Hatta dihadiri oleh partai-partai pendukung maupun partai-partai pengusung. Mulai dari Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan Bintang dan Partai Golongan Karya.

AKTUALITAS.com : Markas Tim Koalisi Merah Putih Perjuangan untuk Kebenaran dan Keadilan pendukung Prabowo – Hatta di Rumah Polonia, Jakarta Timur, mendapatkan kunjungan dari perwakilan Kedutaan Besar(Kedubes) Korea Selatan yaitu Ryu Jeong-hyun dan Kim Hoil.

Kedatangan perwakilan Kedubes Korea Selatan tersebut sehubungan dengan adanya pemberitaan mengenai adanya 37 orang hacker asal Korea dan Tiongkok dalam penggelembungan  suara Pemilu Presiden 2014. Kasus ini sedang dalam penanganan Bareskrim Polri.

Kehadiran perwakilan Kedubes Korea Selatan tersebut diterima secara langsung oleh anggota Koalisi Merah Putih Perjuangan untuk Kebenaran dan Keadilan, Ali Mochtar Ngabalin.

Dalam pertemuan tersebut  Ryu Jeong-Hyun menyatakan kekhawatiran atas berkembangnya pemberitaan yang terjadi belakangan ini. Jeong-Hyun mengatakan bahwa pihak kedutaan telah melakukan klarifikasi langsung kepada Bareskrim Polri yang menyatakan tak ada satupun warga Korea yang ditahan berkaitan dengan kasus tersebut.

“Kami telah mengecek secara langsung kepada pihak Bareskrim Polri, dan kami mendapatkan informasi bahwa tak ada satupun warga negara Korea yang ditahan. Kami berharap kasus ini jangan sampai mengganggu hubungan baik antara kedua negara. Warga Korea di Indonesia adalah salah satu warga negara asing yang terbanyak di Indonesia, Warga Korea juga sangat bersimpati kepada Bapak Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa,” tutur Jeong Hyun.

Ali Mochtar Ngabalin menjelaskan bahwa pihaknya telah melaporkan kasus ini kepada Polri, ia mengatakan bahwa Tim Koalisi Merah Putih Perjuangan untuk Kebenaran dan Keadilan menyerahkan sepenuhnya pemeriksaan dan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.

“Pihak bahwa Tim Koalisi Merah Putih Perjuangan untuk Kebenaran dan Keadilan berkomitmen untuk terus melakukan komunikasi intensif dengan pihak Kedubes Korea Selatan untuk menyikapi perkembangan kasus ini,” tandasnya.

Penulis : Kiki Budi Hartawan

Komentar

Share.