Jangan Gunakan Agama Untuk Kekerasan

0

Paus FransiscusAKTUALITAS : Paus Fransiskus pada Minggu memperingatkan saat mengunjungi Albania bahwa agama tidak boleh digunakan untuk membenarkan kekerasan, jelas merujuk pada pertumpahan darah yang ditimbulkan militan ISIS di Irak dan Suriah.

Paus berusia 77 tahun itu mengatakan Albania yang didominasi Muslim adalah “contoh yang menginspirasi” untuk kerukunan antarumat beragama, saat ratusan ribu orang membanjiri jalanan di ibu kota Tirana untuk menyapanya.

Dalam sebuah pidato kepada komunitas beragama Albania – termasuk Muslim, Bektashi Ortodoks, Yahudi dan Protestan – Fransiskus merujuk pada ekstremis yang dia tuduh menyalahartikan agama demi kepentingan mereka sendiri.

“Jangan menggunakan nama Tuhan untuk melakukan kekerasan,” kata pemimpin umat Katolik dunia itu. “Membunuh atas nama Tuhan adalah penistaan. Mendiskriminasi atas nama Tuhan adalah perbuatan tidak manusiawi.”

Dalam sebuah pidato kepada pejabat pemerintah sebelumnya dia juga memuji kerukunan umat Katolik, Kristen Ortodoks dan Muslim di Albania, menilainya sebagai “hadiah berharga bagi negara ini.”

Dia mengatakan kerukunan itu sangat penting terutama “pada masa-masa ini ketika semangat religius asli disalahartikan dan ketika perbedaan agama didistorsi,” (Ant)

Komentar

Share.