Kasad Perintahkan Danpuspom Usut dan Hukum Pelaku Penganiayaan “Juru Parkir Monas”

0
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI Jenderal Budiman. (Foto : Kiki Budi Hartawan)

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI Jenderal Budiman. (Foto : Kiki Budi Hartawan)

AKTUALITAS.com : Sejak terjadinya insiden dugaan penganiayaan berat yang di lakukan Pratu Heri dengan Nrp 31060524870384 dari Tamtama Detasemen Markas Pusat Polisi Militer TNI AD, terhadap Saudara T alias Y (salah seorang yang diduga “pengelola parkir” di Monas) pada Selasa 24 Juni 2014 lalu sekitar jam 20.55.

Untuk itu Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Budiman segera memerintahkan Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD untuk mengusut tuntas dan menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya kepada Pelaku.Demikian yang di sampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Andika Perkasa kepada Aktualitas.com ,Sabtu (28/6/2014).

“Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD melalui Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya agar menindak lanjuti dengan menahan dan melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Pratu Heri sejak Selasa malam (24/6/2014).

Selain itu, Andika, Pomdam Jaya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi,termasuk A H (23 tahun) merupakan teman korban dan AH ada ditempat kejadian,”kata Andika.

Menurutnya, hasil pemeriksaan dari Pomdam Jaya yakni Pratu Heri dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan berat berupa penyiraman bensin dengan menggukan botol Air Mineral ke bagian wajah dan badan T alias Y kemudian menyulut-nya dengan korek api gas sehingga membakar bagian tubuh korban yang tersiram bensin.

“Untuk itu, kepada Pratu Heri akan dikenakan Pasal 354 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara.Selain itu, kepada Pratu Heri juga akan dikenakan Hukuman Tambahan berupa pemecatan dari dinas aktif TNI AD,”ujarnya.

Kadispenad menambahkan,Pomdam Jaya sudah menyerahkan berkas-berkas pemeriksaan kepada Oditurat Militer untuk segera disidangkan pada awal bulan Juli 2014 nanti.

“Sementara itu Pusat Polisi Militer TNI AD akan menanggung seluruh biaya pengobatan Saudara Y(korban),”imbuhnya.

Penulis : Winarko

Komentar

Share.