Kuota Perempuan di Kabinet Jokowi-JK Perlu Diperbanyak

0
Anggota Komisi VII DPR RI, Dewi Aryani(ist)

Anggota Komisi VII DPR RI, Dewi Aryani(ist)

AKTUALITAS.com : Sejumlah nama mulai muncul menjadi kandidat yang bakal mengisi jabatan di kabinet presiden terpilih Jokowi-JK yang rencananya dilantik pada Oktober mendatang. Namun, harapan memunculkan kabinet dengan bertambahnya keterwakilan perempuan menjadi harapan tersendiri.

Dalam beberapa nama kandidat yang dilansir memang belum banyak menampilkan porsi perempuan yang cukup banyak.

“Seharusnya memang kalangan perempuan di kabinet bisa bertambah,” ungkap pengamat politik Muhammad AS Hikam kepada wartawan, Kamis (14/8/2014).

Dalam survai yang dirilis Jokowi Center dan Radio Jokowi hanya menempatkan tujuh kandidat menteri dalam hasil poling Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR) tahap pertama dengan 109.075 partisipan responden. Mereka yang disebutkan namanya yakni Mari Elka Pangestu (Mendag), Rieke Dyah Pitaloka (Menakertrans), Eva Kusuma Sundari (Mensos), Mira Lesmana (Menparekraf), Khofifah Indar Parawansa (Menkop dan UKM), Puan Maharani (Menteri PP dan PA), dan Tri Rismaharini (MenPAN dan RB).

Menurutnya, kabinet tersebut perlu adanya porsi the right man on the right place. Dirinyapun mengusulkan nama seperti Khofifah Indar Parawansa bisa menjabat sebagai Menteri Agama.

“Menurut saya menteri agama dari perempuan itu baru yang pertama dari perempuan. Ini juga akan banyak dampaknya,” imbuhnya.

Selain nama – nama yang telah ada, Hikam juga menyodorkan nama seperti Dewi Aryani Hilman, anggota Komisi VII DPR RI dari PDI Perjuangan untuk bisa menjabat sebagai Menteri ESDM.

Pasalnya, Duta Universitas Indonesia untuk Reformasi Birokrasi Indonesia itu termasuk kalangan professional karena bergelar Doktor Administrasi Kebijakan Publik dan Bisnis dari Universitas Indonesia dengan thesis menyoal kebijakan energy di dunia.

“Saya lihat dia juga kritis dan vokal di Komisi VII. Saya kira pas saja, apalagi memang porsi perempuan bisa ditambahkan lagi perannya,” pungkas Mantan Menristek era Gus Dur ini.

Penulis : Kiki Budi Hartawan

Komentar

Share.