Menag Minta Penyelenggara Haji Arab Realisasikan Janjinya

0
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendatangi Gedung KPK yang terletak di Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2014). (Foto : Putra/Aktualitas.com)

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendatangi Gedung KPK yang terletak di Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2014). (Foto : Putra/Aktualitas.com)

AKTUALITAS.com: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta penyelenggara haji (muasassah) dari Arab Saudi merealisasikan janjinya dalam meningkatkan pelayanan haji bagi jemaah calon haji asal Indonesia.

“Kami meyakini bahwa kualitas penyelenggaraan haji tahun ini bisa lebih baik. Karena peningkatan itu harus bisa direalisasikan sesuai dengan janji-janji mereka,” kata Menag Lukman di laman kemenag.go.id yang dipantau dari Jakarta, Rabu (16/9/2015).

Muassasah sendiri merupakan institusi di Arab Saudi yang melayani jemaah haji dari penjemputan, pengawasan akomodasi, pelayanan umum, pelayanan kesehatan, pemegang paspor dan pemulangan jemaah.

Pada Selasa (15/92015) waktu Arab Saudi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berserta rombongan yang terdiri atas anggota Amirul Haj melakukan pertemuan dengan pihak muasassah. Pertemuan ini merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia ingin mendapatkan kejelasan terkait persiapan fasilitas haji seperti di Arafah, Mudzalifah dan Mina.

Menurut Menag, Ketua Muasassah Asia Tenggara Mohamed Amin Hasan Adergiri telah memberikan beberapa informasi tentang adanya perubahan peningkatan pelayanan yakni dengan adanya pengadaan karpet, penyejuk udara dan konsumsi.

Pihak muasassah akan menyatakan pemberian ekstra makanan untuk mengantisipasi kekurangan makanan yang akan diberikan kepada jemaah haji.

Terkait dengan antisipasi cuaca yang ekstrem, kata Menag, pihak Muasassah terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan akan terus rutin menginformasikan perubahan cuaca kepada Pemerintah Indonesia melalui Kepala Daerah Kerja Makkah.

“Jadi mereka terus memantau, mereka juga menyiapkan 250 bus yang disiapkan menjadi bus cadangan untuk mengantisipasi kalau-kalau evakuasi diperlukan dan ini hanya antisipasi saja,” kata Menag.

Ketua Muasassah Asia Tenggara Mohamed Amin Hasan Adergiri mengatakan tahun ini seluruh jemaah haji Indonesia akan menggunakan penyejuk udara dan akan mendapatkan karpet serta toilet akan dibuat lebih bagus dan lebih baik dari tahun yang kemarin.

Komentar

Share.