Mentan Pastikan 2015, Indonesia tak Impor Beras

0
Foto : Dokumentasi Humas Kementerian Pertanian / Joko Purnomo.

Foto : Dokumentasi Humas Kementerian Pertanian / Joko Purnomo.

AKTUALITAS.com : Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mengaku tidak akan mengimpor beras dikala harga beras dalam negeri merangkak naik. Hal itu dikarenakan pemerintah memiliki Bulog yang menstabilakan kembali harga beras.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, sempat terjadi lonjakna harga beras, namun setelah distabilkan harga beras kembali pada semula.

” Adanya kenaikan harga jual beras belakangan tidak akan membuat Pemerintah Indonesia melakukan impor beras, kendati saat ini sedang terjadi lonjakan harga beras di pasaran di Tanah Air. Namun sejak Bulog melakukan operasi pasar sebanyak 300 ribu ton, harga beras mulai turun dengan besaran Rp900 sampai Rp1.400 per kg,” ungkap Amran Sulaiman di Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, Selasa (3/3/2015).

Ia mengungkapkan jika beberapa hari belakanagan harga beras meningkan, karena beberapa daerah yang berperan sebagai penyandang pangan mengalami perbeaan harga giling gabah. Dimana harga gabah hanya Rp4.500 per kg, namun dijual harga beras di Jakarta mencapai Rp12.000 per kg.

“Disparitasnya sangat tinggi sekali dari Rp4.500 menjadi Rp12.000, mestinya ini hanya Rp6.700-7.000, karena padinya saat digiling akan menghasilkan 65-70 persen berarti Rp6.000-7.000, ini berarti ada sistem distribusi yang tidak beres,” katanya,

Untuk menjaga harga pasar stabil, Amran memastikan pihak bulok akan terus memantaunya, yakni dengan mengelontorkan stok mencapai 300 ribu ton. ” Operasi pasar yang digelar sejak sepekan ini secara perlahan mulai ada dampaknya, dimana mulai turunnya harga beras di pasaran dengan kisaran antara Rp900 hingga Rp1.400 per kg,” tamabhnya

Terkait kepan normalnya harga beras, Mentan memastikan sepekan kedepan akan kembali normal, pasalnya tanggal 6 Maret kalangan petani akan melakukan panen.

“ Harga jual beras di Tanah Air diperkirakan kedepan sudah mulai normal, mengingat terhitung 6 Maret nanti kalangan petani di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur akan melakukan panen raya dengan luasan lebih dari 500 ribu hektare,” tutupnya
Penulis : 13391/KIKI

Komentar

Share.