Menteri Marwan Minta Segera Cairkan Dana Desa

0
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar

AKTUALITAS.com: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar meminta kepala daerah untuk segera mencairkan dana desa.

“Jika persyaratan sudah terpenuhi, segera cairkan dana desa. Jangan sampai kepala daerah menyimpan dana tersebut di bank,” ujar Marwan di Jakarta, Jumat (11/9/2015).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mendapat informasi banyak bank yang memberikan penawaran menggiurkan kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk menyimpan dana desa yang belum disalurkan ke bank dengan berbagai imbalan.

“Saya mendengar ada beberapa bank di daerah yang memanfaatkan lambannya penyaluran dana desa untuk disimpan di bank, bahkan dengan sejumlah iming-iming hadiah,” ungkap dia.

Marwan menegaskan pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi jika ada kepala daerah melakukan tindakan tersebut.

“Kami tidak segan-segan akan memberi sanksi kepada pemerintah daerah yang mengendapkan dana desa di bank. Salah satu sanksinya bisa berupa pengurangan Dana Alokasi Khusus (DAK),” ancam dia.

Sebelumnya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengumpulkan kepala daerah untuk mempercepat penyaluran dana desa melalui rakornas.

Penyaluran dana desa terkendala lambannya pembuatan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

Pihak Kemendes PDTT, Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri berupaya menghilangkan kendala tersebut dengan menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri dan menghilangkan persyaratan RKJMDes dan RPJMDes tersebut. Syarat yang harus dipenuhi hanya mengenai Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).

“Apa yang kita upayakan hari ini semua sudah selesai dan tidak ada masalah lagi, kita pantau sampai ke desa-desa. Intinya kami menangkap pesan tentang paket kebijakan ekonomi yang kita lindungi adalah masyarakat kita yang paling bawah adalah masyarakat pedesaan,” terang Marwan.

Komentar

Share.