Progress 98 Serukan Aksi Nginap di KPK Untuk Usut Kasus Korupsi Jokowi

0
Gedung KPK (Foto : Kiki Budi Hartawan/Aktualitas.com)

Gedung KPK (Foto : Kiki Budi Hartawan/Aktualitas.com)

AKTUALITAS.com : Ketua Divisi aksi Progress 98, Fikram Farait, mengaku akan melakukan aksi nginap di Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) bersama dengan puluhan relawannya. Menurutnya,  aksi nginap di KPK ini bertujuan untuk mendukung KPK menuntaskan beberapa korupsi Joko Widodo.

“Kita (Progress 98) melakukan aksi damai dengan nginap di KPK bersama relawan untuk menggugat kasus korupsi Jokowi,” ungkap Fikram Farait di depan Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (30/7/2014).

Fikram mengatakan, ada beberapa indikasi korupsi yang dilakukan mantan Walikota Solo tersebut.

“Ada empat kasus korupsi yang sudah terdaftar di KPK untuk dituntaskan tapi pimpinan KPK menutup mata akan hal itu,” ujarnya.

Menurutnya, empat kasus yang harus dituntaskan itu adalah,

“Pertama, rekening gendut kampanye Jokowi-JK sebesar USD 8 juta di luar negeri. Kedua, rekening gratifikasi Jokowi kasus release and discharge Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Ketiga, dugaan kasus korupsi Trans Jakarta. Keempat,kasus korupsi Jokowi di Solo,” ujarnya.

Oleh karena itu, Progres 98 mengajak semua masyarakat yang ingin perubahan untuk bergabung dalam aksi ini untuk menuntaskan kasus korupsi Jokowi.

“Kini saatnya kita bersama masyarakat bersatu melawan kejahatan korupsi Jokowi dengan cara aksi menginap di KPK. Inilah merupakan momentum yang tepat,” bebernya.

Seruan aksi menginap di KPK ini dimaksudkan untuk mendesak KPK menuntaskan masalah yang digugat oleh Progress 98. Progress 98 akan mengirimkan puluhan relawan untuk mengusut kasus korupsi Jokowi serta mulai menduduki gedung KPK pada hari Rabu 30 Juli 2014, pukul 14.00 wib. Aksi pendudukan ini akan berlangsung hingga 21 Agustus 2014.

Penulis : Kiki Budi Hartawan

Komentar

Share.