PSSI Harapkan Pembekuan Segera Dicabut

0

AKTUALITAS.com: Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengharapkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk segera mencabut pembekuan organisasi sepakbola di tanah air ini.

“Dalam usia PSSI yang ke-86 besok (Selasa, 19/4/2016), kami harap pembekuan segera dicabut, kami juga ingin menunjukkan eksistensi,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Azwan Karim ketika ditemui di Jakarta, Senin (18/4/2016).

Ia juga menjelaskan bahwa peringatan ulang tahun PSSI kali ini dilalui dengan rasa prihatin, karena selama setahun tidak ada kegiatan yang sesuai dengan statuta.

PSSI akan menyelenggarakan ulang tahun yang ke-86 dengan mengusung tema “We Are PSSI”.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan harapannya agar persoalan reformasi PSSI dapat selesai sebelum kongres Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) berlangsung.

“Kita harapkan sebelum FIFA nanti kongres bulan Mei, kita harapkan sudah selesai,” kata Jokowi. Pemerintah akan melakukan sejumlah tahapan pembenahan dan koordinasi dengan FIFA.

Jokowi mengatakan pemerintah telah melakukan pertemuan dengan pengurus FIFA dalam menyelesaikan masalah PSSI.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi membalas surat permohonan audiensi PSSI. Dalam surat tersebut, Menpora menyatakan bersedia melakukan audiensi dengan pengurus PSSI secepatnya.

Sementara itu, terkait dengan pembekuan PSSI, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menunggu komitmen “voters” (pemilik suara) PSSI untuk melakukan perubahan atau reformasi pada persepakbolaan nasional.

Pemilik suara PSSI meliputi Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, perwakilan klub Indonesia Super League (ISL) dan perwakilan klub Divisi Utama baru saja dipanggil oleh presiden untuk membicarakan perkembangan persepakbolaan nasional yang hingga saat ini masih dibekukan bahkan mendapatkan sanksi FIFA.

Dalam pertemuan tersebut, pemilik suara bertekad melakukan perubahan. Bahkan, juga memunculkan opsi menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang salah satu agendanya adalah melakukan pergantian kepengurusan yang saat ini masih dikendalikan La Nyalla Mattalitti.

Komentar

Share.