Puluhan Orang Nekat Pakai Visa Ziarah agar Bisa Berangkat Haji

0

Selain mengaku ingin berangkat ke Mekkah melalui jalur Singapura dan Srilanka, para Calon Jemaah Haji (CJH) asal Sulsel ini juga mengaku telah dibekali visa Ziarah oleh pihak travel.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, Abdul Wahid Tahir pun langsung menegaskan kepada puluhan warga bahwa cara tersebut tidak benar.

“Saya tanya menggunakan visa apa? Mereka jawab visa ziarah, itukan tidak benar harusnya kan visa haji kalau memang mau berangkat haji,” kata Wahid saat dihubungi via telepon seluler, Jumat (11/8/2017).

Selain cara yang dipakai ilegal, dia pun menegaskan kepada puluhan warga di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar bahwa siapapun yang nekat berangkat tahun ini, maka pemerintah tidak akan lagi membantu jika tertangkap di negara lain.

Tak hanya itu, yang melakukan pelanggaran juga terancam sanksi penjara selama dua tahun dan denda sebanyak USD 2,000.

“Imbauan dari pemerintah dan kementrian, kami diminta untuk antisipasi jemaah yang mau pergi haji dengan cara seperti itu. Jadi kami dengan pihak imigrasi sepakat juga untuk menghadirkan pihak kepolisian dan hasilnya mereka tidak diberi kesempatan atau ijin untuk berangkat,” jelas Wahid.

Agar nantinya tidak tertipu dengan bujukan pihak travel, warga diminta untuk lebih teliti lagi. Warga sebaiknya mendaftar haji secara resmi dan memilih travel yang resmi juga, sehingga nantinya nama warga tersebut terdaftar di CJH Indonesia.

“Masalahnya nama 46 orang ini terdaftar sebagai CJH Indonesia. Makanya untuk travel ini, nanti kami coba tanyakan pada bina haji umrah di Jakarta dulu, travel ini bagaimana,” tutupnya.

Komentar

Share.