Survei Populi : Publik Suka Gaya Jokowi Yang Merakyat, Prabowo Tegas

0
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA melakukan survei elektabilitas Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta, di Kantor LSI, Rawamangun, Jakara Timur, Jumat (30/5/2014).  Hasil survei yang dilakukan LSI  Jokowi-JK masih unggul jauh di atas Prabowo-Hatta,  (Foto: Kiki Budi Hartawan)

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA melakukan survei elektabilitas Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta, di Kantor LSI, Rawamangun, Jakara Timur, Jumat (30/5/2014). Hasil survei yang dilakukan LSI Jokowi-JK masih unggul jauh di atas Prabowo-Hatta, (Foto: Kiki Budi Hartawan)

AKTUALITAS.com : Lembaga survei Populi Center merilis survei terbarunya hari ini Rabu (4/6/2014).  Survei yang dilakukan dengan wawancara tatap muka di 33 provinsi mulai dari tanggal 24 sampai 29 Mei 2014 ini menyatakan, calon presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto lebih disukai rakyat karena ketegasannya. Sementara itu, calon presiden nomor urut 2 Joko Widodo alias Jokowi lebih disukai karena sikapnya yang merakyat.

Dari 72,9 persen responden, yang mengaku suka dengan sosok Jokowi sebanyak 62,6 persen, di antaranya mengaku suka karena merakyat. Sebanyak 14 persen lainnya menyukai Jokowi karena dinilai sebagai sosok yang jujur, bersih, dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Sementara itu, dari 63,7 persen responden yang mengaku menyukai Prabowo, sebanyak 53,1 persen di antaranya mengaku suka dengan ketegasannya. Sebanyak 16,8 persen responden lainnya menilai Prabowo sebagai sosok yang berwibawa dan bijaksana. Dari survei, ada responden yang mengaku suka Jokowi dan Prabowo.

“Terlihat jelas ada perbedaan karakteristik yang disukai antara pemilih Jokowi dan pemilih Prabowo,” kata Chairman Populi Center, Rabu (4/6/2014).

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, sikap merakyat yang dimiliki Jokowi dan sikap tegas yang dimiliki Prabowo sama-sama penting untuk membangun bangsa Indonesia yang lebih baik ke depan.

“Saya kira semua unusur ini penting. Merakyat itu kan berarti sederhana dan peduli kepada rakyat. Sikap merakyat menjadi penting kalau melihat sekarang ini sudah sangat jarang sosok pejabat publik yang peduli dengan rakyatnya,” kata Nico.

“Ketegasan penting untuk mengambil sikap dan keputusan, tapi harusnya ketegasan tidak serta merta dikaitkan dengan latar belakang yang militeristik,” tambahnya.

Survei ini menggunakan 1.500 responden yang dipilih secara acak bertingkat, dengan margin of error lebih kurang 2,53 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

SUmber : Kompas.com

Komentar

Share.