Warga Lanny jaya gelar Aksi Demo dI Kemendagri

0

 

Aktualitas,Jakarta – Sebanyak 200 warga Kabupaten Lanny Jaya, Papua, menggelar aksi demo di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),Rabu(04/10/2017) Jakarta. Aksi digelar karena di daerahnya sangat tertinggal baik secara infrasturktur maupun organisasi kepemerintahnnya. Akibatnya tidak ada pembangunan di daerah yang memiliki sumber daya alam sangat melimpah tersebut.

Nius Kogoya, anggota DPRD Lanny Jaya mengatakan, saat ini daerahnya mengalami kesenjangan pembangunan yang buruk selama kepemimpinan Befa Yigibalom, Bupati incummben Lanny Jaya. Sehingga tidak ada kesejahteraan yang didapat warga Lanny Jaya. Oleh karena itu pihaknya meminta kepada Kemendagri untuk membatalkan SK Pengangkatan Befa Yigibalom.

“Banyak dampak dari kebijakan yang dilakukan Bupati Lanny Jaya yang tidak adil dan tidak benar,” ujar Nius Kogoya di depan Gedung Kemendagri, Jakarta, Rabu (4/10/2017).

Menurut Nius, diantara kebijakan yang dilakukan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom adalah tidak adanya pembangunan unfrastrukur dasar yang memadai dan tertata secara efisien. Selain itu tidak ada pembangunan pusat perekonomian masyarakat atau pasar di Kabupaten Lanny Jaya. Selain itu juga tidak adanya sumber air bersih yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat umum, kususnya di sekitar ibukota kabupaten Lanny Jaya.

“Di Lanny Jaya juga tidak ada perumahan dinas pegawai negeri sipil, dan perumahan pejabat eselon II – IV, pembangkit listrik yang tidak memadai,” tegasnya.

Lebih lanjut Nius juga mengatakan, saat ini praktek-praktek KKN juga merajalela di Lanny Jaya. Karena penyusunan pejabat eselon II-IV dan kepala kampung 80 persen ada hubungan keluarga,” paparnya.

Sementara itu tokoh muda Lanny Jaya, Revin Tabuni mengatakan, saat ini di daerahnya juga terjadi pemotongan Dana Desa yang diduga dilakukan oleh Bupati.Lanny Jaya. Tahap pertama untuk pembelian kendaraan operasional mobil jenis Ranger sebanyak 39 untuk Kepala Distrik
Pencairan dan Pemotongan Dana Desa atau Kampung melalui Koordinator BPMK Distri.

“Nilai pemotongan bervariasi rata-rata Rp 40 juta per kepala Desa atau Kampung 354 desa kampung se kabupaten Lanny Jaya. Sehingga kami Forum Komunikasi Akar Rumput Suku Lanny Provinsi Papua Kabupaten Lanny Jaya, yang berdomisili di Kabupaten Lanny Jaya, menginginkan pemimpin yang bersih dan jujur yang santun serta amanah yang mampu membangun Kabupaten Lanny Jaya,” paparnya.

Komentar

Share.